085794411775
085794411775
2BB5037A
Toko Jamu
Menu

Kenaikan Produk Jamu Pasca Kenaikan BBM

Tuesday, November 25th 2014.

bbm-naik-vs-jamu-naikPada tanggal 17 November 2014 yang lalu pemerintah melalui Presiden Joko Widodo telah resmi menaikkan harga bahan bakar bersubsidi premium menjadi Rp 8.500 rupiah dan Solar menjadi Rp 7.500. Hal tersebut memang di perlukan demi kebaikan negara ini, walau begitu dampaknya juga terjadi pada industri jamu dan herbal. Dengan naiknya BBM be
rsubsidi maka ongkos produksi dan pengiriman pabrik naik ditambah lagi dengan melemahnya kurs rupiah akhir akhir ini juga ikut memperparah kondisi. Oleh karena itu banyak produsen jamu yang ikut menaikkan harga dengan kenaikan rata-rata 10-15%.

Hal ini tentu sedikit mengguncang pasar jamu yang akhir-akhir ini mulai sepi di tambah dengan kenaikan BBM ini tentu dalam 1-2 bulan pertama akan sepi dan akan kembali normal pada bulan ketiga. Contoh produk yang telah naik misalnya adalah extra binahong yang telah naik sekitar Rp 4.000,- dari pabrik, samuraten Rp 3.000, dan menyusul produk dari sabdo palon sebesar 10%. Yang paling tinggi kenaikannya adalah produk PJ AIR MADU seperti Urat Madu, Langsingku, Montalin dan lain-lain yang mencapai 20-25%. Yang saat ini yang tidak mengalami kenaikan harga adalah produk dari Herbalindo dan anak usahanya seperti wantong, tawon liar, sera, sulami dan lain-lain yang sebelumnya telah menaikkan harga 2x yaitu pada agustus 2014 dan oktober 2014 masing-masing sebesar 15%.

Walaupun harga naik ini kami agak kesulitan untuk menaikkan harga karena sudah cukup banyak pelanggan yang langsung transfer tanpa menanyakan kenaikan harga sehingga masih diberikan harga lama. Walaupun begitu kami saat ini masih akan memberikan harga lama selama stock kami masih tersedia. Namun jika stock harga lama kami sudah habis terpaksa kami harus menaikkan harga demi kelangsungan usaha pusatjamu.com

Sekian informasi dari kami, semoga kenaikan BBM ini tidak mempengaruhi banyak aspek kehidupan.

cara pesan di pusatjamu

Produk terbaru